Minggu, 02 Maret 2014

Obrolan Ustad dengan orang kafir "ustad jilid 2"


MENGAPA UMAT ISLAM MENGHADAP KA'BAH UNTUK MENYEMBAH ALLAH

berikut kisah meraiknya :

Percakapan orang kafir "si A" dengan seorang ustadz..

suatu sore Ustad kedatangan tamu yg tidak diundang lagi,

Si A : mengapa orang Islam menyembah kotak hitam?

Ustadz : anda salah, Umat Islam tidak menyembah kotak hitam, tapi menyembah Allah.

Si A : bukankah orang Islam shalat menghadap Ka'bah, satu kotak yang berwarna hitam? Apakah Allah itu ada di dalam Ka'bah? kok saya tidak melihatnya?

Belum sempat sang ustadz menjawab, terdengar handphone nya si A berbunyi. Si A menjawab panggilan teleponnya, sementaran sang ustadz dengan sabar menanti. Setelah si A selesai menjawab panggilan di handphone nya, dia memandang sang ustadz. Sang ustadz tersenyum.

Si A : mengapa tersenyum? Apa jawaban dari pertanyaan saya tadi?

Ustadz : maaf perlukah saya menjawab pertanyaan anda?

Si A : ah, pasti kamu tidak bisa menjawab bukan? dengan nada angkuh.

Ustadz : bukan itu maksud saya. Tapi saya rasa anda sudah tau jawabannya, hanya saja anda masih kurang menyadarinya..

Si A : mengapa kamu bicara begitu?

Ustadz : tadi saya lihat anda bicara sendiri, ketawa dan tersenyum sendiri. Dan anda mencium HP itu sambil bicara "I love u beb"...

Si A : saya tidak bicara sendiri. Saya bicara dengan istri saya. Dia yang telfon saya tadi.

Ustadz : mana istrimu? Saya tak melihatnya.. ??

Si A : istri saya di Tuban. Dia telfon saya, saya jawab menggunakan telpon. Apa masalahnya? [nada marah]

Ustadz : boleh saya lihat HP kamu?

Si A mengulurkan HPnya kepada sang ustadz.
Sang ustadz menerimanya, lalu membolak-balikan HP itu,
menggoncang-goncangnya,
mengetuk-ngetukHP tersebut ke meja.
Lantas sang ustadz menghempaskannya sekuat tenaga ke lantai..
PRAKKK..PECAH..

Muka si A merah menahan marah.
Sementara sang ustadz menatapnya sambil tersenyum..

Ustadz : mana istrimu? Saya lihat dia tidak ada disini. Saya pecahkan HP ini pun istrimu tetap tak terlihat di dalamnya?

Si A : mengapa kamu bodoh sekali? Teknologi sudah maju. Kita bisa berbicara jarak jauh menggunakan telfon, Apa kamu tak bisa menggunakan otakmu? 

Ustadz : Alhamdulillah "sambil tersenyum". Begitu juga halnya dengan Allah SWT.
Umat Islam shalat menghadap Ka'bah bukan berarti umat Islam menyembah Ka'bah.
Tetapi umat Islam shalat atas arahan Allah. Allah mengarahkan umat Islam untuk shalat menghadap Ka'bah juga bukan berarti Allah ada di dalam Ka'bah.

"Begitu juga dengan dirimu dan istrimu.
Istrimu menelfon menggunakan HP,
ini bukan berarti istrimu ada di dalam HP."

Tetapi ketentuan telekomunikasi menetapkan peraturan,
kalau ingin bicara lewat telfon harus tekan nomor yang tepat,
barulah akan tersambung dan kau bisa berbicara melalu HP meski istrimu tak ada di dalamnya.
begitulah cara kami  berinteraksi dengan memuliakan Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan cara shalat, semuanya juga harus ada aturan!

Ustadz: ini uang untuk mengganti hp kamu yg sudah saya rusakan.

Si A : "hanya bisa melongo, dan mukanya merah padam dan segera berlalu meninggalkan sang Ustad"