Selasa, 08 April 2014

Dakwah itu Seharusnya dengan Lembut dan Hikmah, tapi Terkadang juga Harus dengan Tegas

Allah subhânahu wa ta’âlâ berfirman :

ادْعُ إِلِى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِالْحَسَنَةِ

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS An Nahl: 125)

Dan juga Allah subhânahu wa ta’âlâ berfirman kepada Nabi-Nya :

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللهِ لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لاَنفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka akan lari dari kamu.” (QS Âli ‘Imrân: 159)

Dan dalam hadits ‘A’isyah radhiyallâhu ‘anhau yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah shallallâhu ‘alahi wa ‘alâ âlihi wasallam bersabda :

إِنَّ الرِّفْقَ لاَ يَكُوْنُ فِيْ شَيْءٍ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ يُنْزَعُ مِنْ شَيْءٍ إِلاَّ شَانَهُ

“Sesungguhnya tidaklah lemah lembut itu berada pada sesuatu apapun kecuali akan menghiasinya dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan membuatnya jelek.”

HIKMAH dalam melakukan dakwah dan amar ma'ruf nahi munkar sangatlah dituntut keberadaannya, lantas apakah yang dimaksud dengan hikmah ???

HIKMAH ialah KEBENARAN atau KESESUAIAN dalam segala perkataan dan perbuatan serta MELETAKKAN SEGALA SESUATU PADA TEMPATNYA. [Muqawwimaat ad-Daa'iyyatin Naajih fii Dhau-il Kitaab was Sunnah, hlm. 34, Syaikh Dr. Sa'id bin Ali bin Wahf al-Qahthani]

Inilah asalnya dalam dakwah, lemah lembut, TETAPI kadang seseorang itu juga HARUS diberi pelajaran yang bersifat yang tegas, sebagaimana Nabi shallallâhu ‘alahi wa ‘alâ âlihi wasallam ketika melihat para sahabat berwudhu’ dan mereka tidak mencuci kaki-kaki mereka, BELIAU BERTERIAK dengan SUARA YANG TINGGI DAN KERAS, kata Beliau :

وَيْلُ لِلأَعْقَابِ مِنَ النَّارِ ثَلاَثَ مَرَّات

“Celakalah bagi tumit-tumit dari api neraka,” Beliau ucapkan tiga kali.

Maka asalnya dalam dakwah adalah dengan lemah-lembut, namun terkadang JIKA dibutuhkan, juga harus bersikap tegas.

Tabiat manusia ada yang tidak bisa mendapat nasihat kecuali dengan lemah-lembut, dan ada pula yang bisa mendapatkan nasihat kalau ditegasi. Maka ini perlu pertimbangan yang tepat.

Taken from : http://khansa.heck.in/lembut-dan-tegas-dalam-dakwah-2.xhtml

""""""""""""""

Tambahan dari Admin membedah bid'ah "facebook":

Saudaraku, dakwah adalah seni menyampaikan. Jika ia berkesan, maka akan membekas, dan diam-diam mengubahnya, lalu hidayah turun ke lembah hatinya yang lembut.

Namun, jika hati masih terlalu keras, jika dinding keangkuhan itu masih terlalu pongkah, maka biarkanlah !! Biarkanlah Allah azza wa jalla yang Maha gagah yang akan membimbingnya, karena hanya Dia lah yang mampu melembutkan hati manusia hingga ia tergugah.. Kewajiban kita hanya menyampaikan, berdakwah dengan hikmah dan akhlakul kariimah, serta jangan lupa selalu berdo'a agar kita semua mendapat hidayah.