Kamis, 03 Mei 2012

Pacaran Suci dengan seizin orang tua

PACARAN SEIZIN ORANG TUA

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”

Bolehkah aku mencintai lawan jenisku ???

bolehkah aku berpegangan tangan dengannya ???

bolehkah berduaan di tempat sepi dengannya ???

bolehkah aku berpelukan dengan dirinya ???

bolehkah aku mencium bibirnya ???

bolehkah aku berzina dengan dirinya ???

sebagian hal diatas mungkin pernah dilakukan oleh kita dan sebagian remaja disaat berpacaran,
namun pernahkan kita menanyakan hal-hal yg pernah kita lakukan tersebut kepada orang tua ... ?
mengapa kita melakukan hal tersebut tanpa seizin orang tua ? padahal orang tua memiliki sebagian hak dari hak yg kita punya !
lalu bagai mana perasaan kita jika kita diajukan pertanyaan seperti diatas, oleh anak – anak kita kelak .... ?
sakitkah ??? jika perasaan kita sakit dan sedih. Lalu bagaimana perasaan orang tua kita jika mereka mengetahui kita melakukan hal2 diatas tersebut…. ?
ingat ALLAH jika kita hendak melakukan sesuatu agar tidak melanggar syariatnya,
dan ingat lah orang tua kita ketika hendak melakukan sesuatu agar kita tidak menyakiti orang tua kita / durhaka terhadap orang tua….

mari kita bayangkan apa yg kita lakukan di saat pacaran tersebut dilakukan oleh adik – adik kita, atau anak – anak kita kelak! Apalagi semakin lama dan dari tahun ke tahun pergaulan para remaja semakin tidak baik.. ( dahulu zaman nenek dan kakek saya tidak ada yg namanya pacaran, pernikahan dilakukan tetap atas dasar suka sama suka, tapi tidak melalui proses pacaran yg seperti saat ini, hanya sekedar mengetahui siapa yg diajak menikah, tapi saat ini apa yg seharusnya didapat ketika menikah sebagian sudah didapati melalui hubungan pranikah )...

hal yang tidak baik yang dilakukan secara sembunyi – sembunyi adalah suatu aib yang ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala mengetahuinya, namun ALLAH berkehendak untuk menutupi aib tersebut agar kita tetap terlihat mulia di mata orang tua dan sebagian dari kita, namun kita tetap rendah dimata ALLAH!!
tetapi jika sesuatu yang tidak baik tersebut kita lakukan secara terang2an sudah pasti kita akan rendah dimata sesama dan dimata ALLAH!!
naudzubillah..

ingat hal yg tidak baik yang dilakukan secara sembunyi2 tetap dapat pengawasan dari ALLAH dan para utusannya...
Malulah kepada ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA, karna jika engkau telah menanamkan rasa malu terhadap ALLAH, Insha Allah rasa malu terhadap sesama akan sangat tinggi...
mohon maaf isi catatan ini bukan untuk melarang sahabat melakukan hubungan pranikah,
tapi hanya mengingatkan sahabat agar dalam menjalin hubungan, jauhkanlah hubungan tersebut dari perbuatan dosa, agar ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala menRAHMATIN hubungan tersebut ... karna tidak menutup kemungkinan apa yg kita lakukan pada saat ini, akan dilakukan oleh generasi kita dengan cara dan pemikiran yg buruk tak menutup kemungkinan anak2 kita akan menjadi golongan mereka.........